Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
PTT Jagung BPTP Kalimantan Selatan TA 2014 PDF Cetak E-mail
Oleh Ariadi, S.Pi   
Sabtu, 26 April 2014 00:00

Di Indonesia jagung merupakan tanaman pangan kedua setelah padi. Bahkan di beberapa daerah, jagung merupakan makanan pokok masyarakat. Latar belakang tersebut menuntut perhatian Pemerintah dalam pengembangan usaha budidaya jagung. Sebagai wujud nyata keseriusan Pemerintah dalam usahanya diantaranya diluncurkannya program Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) Jagung yang kemudian bertransformasi menjadi Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) Jagung. Melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian juga meluncurkan sebuah kegiatan Pendampingan PTT Jagung yang bertujuan mengawal pelaksanaan program Pengelolaan Tanaman Terpadu Jagung yang ada di Kabupaten/ Kota.

Selain sebagai bahan makanan alternatif selain beras yang tingkat konsumsinya terus meningkat seiring pertambahan jumlah penduduk, sementara produksinya terus terancam perubahan alih fungsi lahan sawah yang dijadikan lahan perkebunan ataupun permukiman penduduk, pengembangan jagung juga ditujukan untuk pemenuhan keperluan bahan produksi pabrik-pabrik pembuat pakan ternak baik itu ayam dan ternak lainnya. Saat ini beberapa pabrik pembuat pakan ternak masih melakukan impor sejumlah besar bahan produksi pakan berupa jagung dari beberapa negara yang produksi jagungnya berlimpah, sementara di Indonesia, lahan untuk pengembangan usaha budidaya jagung masih sangat berlimpah, bahkan berdasarkan hasil beberapa penelitian yang dilakukan, usaha budidaya jagung masih dapat dilakukan bersama-sama (intergarasi) dengan perkebunan seperti sawit dan karet dengan tidak mengurangi penghasilan dari usaha utamanya baik itu sawit dan karet.

Di Kalimantan Selatan, PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk. melalui anak perusahaan mendirikan pabrik pakan ternak yang terletak di Kecamatan Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut, yang jugamerupakan sentra produksi jagung di Provinsi Kalimantan Selatan. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian melalui Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kalimantan Selatan melaksanakan kegiatan pendampingan program PTT Jagung yang dilaksanakan di Desa Telaga, Kecamatan Pelaihari Kabupaten Tanah Laut. Sedangkan untuk ekspose inovasi teknologi PTT Jagung BPTP Kalimantan Selatan melaksanakannya di Desa Gunung Raja Kecamatan Tambang Ulang Kabupaten Tanah Laut di lahan jagung milik Budiyono, S.Pd yang juga merupakan rekanan PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk. Bati-Bati dalam penyedian bahan produksi pabrik berupa jagung pipilan.

Pada kesempatan itu juga dihadirkan berbagai pihak yaitu Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Tanah Laut, Petani Jagung, BPTP Kalimantan Selatan, Balittra, Tim Pakar Tanaman Jagung yang merupakan Pemulia tanaman jagung diĀ  Ballit Serealia Maros serta dari pihak swasta yang berasal dari PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk. Bati-Bati serta perwakilan PT. Rindang Banua salah satu perusahaan yang bergerak di bidang kehutanan tepatnya Hutan Tanaman Industri (HTI) yang belakangan menyatakan ketertarikannya mengembangkan jagung dan sudah melaksanakan tanam perdana.

Sebagai tuan rumah, Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Tanah Laut menyampaikan beberapa kebijakan Pemerintah Daerah untuk mensukseskan program swasembada berkelanjutan untuk komoditas jagung. Para pelaku utama usaha budidaya jagung di beberapa Kabupaten yang terdapat di Provinsi Kalimantan Selatan menyampaikan keinginan dan harapan agar kegiatan pendampingan yang dilakukan BPTP Kalimantan Selatan dapat terus berlanjut dan tidak hanya fokus di beberapa sentra produksi jagung, namun ke daerah-daerah yang cukup memiliki minat dan ketersediaan lahannya memadai untuk dikembangkan usaha budidaya jagung ini. [roen]

LAST_UPDATED2
 
Joomla Templates by JoomlaVision.com