Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
[m-P3MI] Temu Lapang di Kabupaten Banjar PDF Cetak E-mail
Oleh Yanuar Pribadi, M.Si   
Kamis, 21 Agustus 2014 00:00

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) telah menghasilkan banyak inovasi teknologi pertanian yang dipersembahkan untuk masyarakat Indonesia. Inovasi-inovasi tersebut tentu memiliki keunggulan yang mampu meningkatkan produktivitas pertanian, sehingga pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani dan masyarakat secara umum. Salah satu upaya untuk memperkenalkan inovasi teknologi pertanian baru kepada petani adalah dengan cara membuat percontohan. BPTP Kalimantan Selatan melalui kegiatan m-P3MI telah membuat percontohan dalam satu kawasan usahatani padi yang terletakĀ  di Desa Penggalaman, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar. Bersama dengan Kelompoktani Harapan Masa, BPTP telah membuat percontohan pertanaman padi unggul seluas 13 ha dengan menerapkan beberapa teknologi anjuran/rekomendasi.

Dalam percontohan tersebut diperkenalkan beberapa teknologi anjuran, yaitu komponen teknologi yang terdapat pada PTT padi sawah. Diantara komponen teknologi tersebut adalah penggunaan varietas unggul (Ciherang), penggunaan benih bersertifikat, pemupukan sesuai kebutuhan, penggunaan bahan organik, tanam secara jajar legowo 2:1, pengendalian hama dan penyakit secara terpadu. Secara umum, selama ini petani berusaha tani padi banyak petani yang masih menggunakan varietas lokal dan sebagian varietas Ciherang namun benihnya diperoleh sendiri dari hasil panen sebelumnya, jarak tanam tidak teratur, tidak pernah menggunakan tambahan bahan organik, hanya mengandalkan sisa tanaman padi sebelumnya, dan penggunaan pupuk yang cenderung tidak sesuai kebutuhan, hanya berdasarkan ketersediaan modal saat itu.

Pelaksaaan percontohan padi unggul berlangsung baik dan sejauh ini memperlihatkan hasil yang menggembirakan. Selanjutnya, untuk menyebarluaskan teknologi dan hasil percontohan ini, maka diselenggarakanlah Temu Lapang. Melalui temu lapang ini diharapkan hasil-hasil yang telah dicapai oleh kelompoktani Harapan Masa dapat dilihat langsung oleh petani lainnya di dalam dan luar desa dan diharapkan pula dapat meniru cara tanam sebagaimana yang dilakukan oleh petani di areal percontohan ini.

Temu lapang yang diprakarsai oleh BPTP Kalsel tanggal 21 Agustus 2014 dihadiri oleh sekitar 200 orang yang terdiri dari masyarakat setempat, perwakilan semua kelompoktani di Desa Penggalaman (23 kelompoktani), petugas tingkat lapangan (PPL, Mantritani, POPT, PBT), Kantor Statistik, Camat, Koramil, Dinas Pertanian tingkat Provinsi yang diwakili oleh Kepala Balai Benih dan Balai Alsin, Badan Pelaksana Penyuluhan Kabupaten Banjar dan Badan Koordinasi Penyuluhan Provinsi Kalimantan Selatan.

Pada acara temu lapang dilakukan pengukuran produktivitas dengan cara ubinan, pada ubinan tersebut tercatat hasilnya sebesar 7,8 ton/ha GKP. Hasil ini lebih tinggi dari hasil yang diperoleh petani biasanya. Setelah dilakukan ubinan, dilanjutkan dengan diskusi antara petani dan para petugas/pejabat. Dalam diskusi tersebut, diungkapkan keinginan petani untuk memperoleh alat dan mesin pertanian, khususnya alsin untuk tanam dan panen. Hal ini disampaikan petani mengingat saat ini petani sudah mengalami kelangkaan tenaga kerja saat diperlukan, yaitu saat tanam dan panen. Pertanyaan-pertanyaan tentang alsin ini telah direspon dengan baik oleh Balai Alsin-Dinas Pertanian Prov. Kalimantan Selatan serta BPTP Kalimantan Selatan.

LAST_UPDATED2
 
Joomla Templates by JoomlaVision.com