Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Panen Demplot Kegiatan Desa Mandiri Benih di Kabupaten Tanah Laut PDF Cetak E-mail
Oleh Harun Kurniawan, S.Pt   
Sabtu, 29 Juli 2017 17:00

Panen Kegiatan Desa Mandiri Benih PadiPanen Kegiatan Desa Mandiri Benih PadiSebagai salah satu komponen utama dalam meningkatkan produksi dan produktivitas, benih bermutu perlu mendapatkan perhatian yang baik. Kesadaran akan penggunaan benih bermutu dan berlabel ditingkat petanipun sudah cukup baik. Namun, beberapa kendala yang umumnya dihadapi oleh petani dalam upaya mencari benih bermutu ini adalah ketersediaannya yang tidak selalu ada, atau tingkat keterjangkauan yang rendah. Oleh karena itu, salah satu kegiatan strategis Kementerian Pertanian adalah bagaimana sebuah wilayah dapat menyediakan benih secara mandiri dan tidak tergantung dari luar wilayah. Kegiatan ini tercakup dalam Output Sekolah Lapang Kedaulatan Pangan Mendukung Swasembada Pangan Terintegrasi Desa Mandiri Banih yang merupakan tahun kedua dilaksanakan di BPTP Kalimantan Selatan dengan dua komoditas yaitu padi dan kedelai.

Kegiatan Desa Mandiri Benih Komoditas Padi BPTP Kalimantan Selatan dilaksanakan di Desa Tambak Sarinah, Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanah Laut bekerjasama dengan Kelompok Tani Maju Bersama. Menggunakan Varietas Inpari-30 yang saat ini merupakan varietas yang cukup banyak diminati oleh petani karema bentuknya yang mirip dengan Ciherang, saat ini telah memasuki masa panen. Berbagai rekomendasi teknologi yang diberikan pada pertanaman didasarkan pada informasi yang diambil dari Kalender Tanam Terpadu (KATAM) Modern. Pada Sabtu 29 Juli 2017 telah dilakukan pengubinan untuk memperkirakan hasil yang diperoleh per hektar lahan.

Hasil pengubinan menunjukkan bahwa produktivitas yang dihasilkan oleh demplot adalah sebesar 7,8 ton GKP per hektar. Hasil ini meningkat cukup tinggi jika dibandingkan dengan produktivitas eksisting yang hanya berada pada kisaran 6 ton perhektar GKP. Dari sisi positif, tingginya produkstivitas ini meningkatkan animo petani untuk kembali membudidayakan varietas Inpari-30. Semoga ini adalah sebuah awal untuk semakin membesarkan gelombang adopsi terhadap inovasi teknologi pertanian yang didiseminasikan oleh Badan Litbang Pertanian melalui BPTP Balitbangtan Kalimantan Selatan. [rn]


LAST_UPDATED2
 
Joomla Templates by JoomlaVision.com