Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Banner
Kelor, Manfaatnya tak selebar daunnya PDF Cetak E-mail
Oleh BPTP Kalimantan Selatan   
Kamis, 07 Juni 2018 10:00

Penampakan Daun KelorPenampakan Daun KelorKita sering mendengar pepatah dunia tak selebar daun kelor. Ternyata daun tanaman kelor (Moringa oliefera) mempunyai potensi luar biasa sebagai pakan ternak. Kelor merupakan tanaman asli Asia dan dipercaya berasal dari daratan India Pakistan dan Afganistan. Di beberapa daerah di Indonesia penggunaannya baru sebatas sebagai sayuran. Belum banyak masyarakat yang mengetahui dan memanfaatkan daun kelor sebagai pakan ternak.

Kandungan protein kasar pada daun kelor yang cukup tinggi antara 25%-30% dari bahan kering cukup menjadikannya sebagai bahan pakan hijauan sumber protein. Ada beberapa alasan lain mengapa para peneliti mencoba menggunakan daun kelor untuk pakan ternak: 1) Tingginya protein mentah (crude protein) pada daun kelor, 2) Kandungan zat besi serta kadar antibiotik yang tinggi dalam daun kelor dibandingkan pakan rumput, 3) Tanaman kelor murah dan mudah tumbuh, membutuhkan waktu 4 bulan untuk mencapai ketinggian 2,7 meter dan dalam jangka waktu sekitar 6 bulan tingginya mencapai 3-4 meter sehingga bisa siap untuk dipanen, 4) Aman dikonsumsi untuk ternak,belum ada riset yang menunjukkan bahwa pakan daun kelor berbahaya untuk pakan ternak, baik itu ternak unggas, ruminansia dan ternak lainnya.

Kandungan nutrisi daun kelor tidak kalah dengan jenis tanaman legume pohon yang banyak digunakan sebagai pakan ternak seperti gamal, lamtoro dan turi. Selain itu beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa daun kelor mempunyai kandungan asam amino dan vitamin yang lengkap serta kandungan mineral yang tinggi. Pemberian daun kelor pada ternak perah dapat meningkatkan kadar protein dalam susu, mengurangi biaya produksi dan meningkatkan kadar antibiotik dalam susu. Penggunaan daun kelor untuk ternak sapi dapat diberikan sebagai pakan tambahan (suplemen) sehingga dapat menutupi atau mencukupi konsumsi terhadap pakan hijauan yang kualitas/nilai gizinya rendah.

Pemberian daun kelor sebaiknya diberikan sebanyak 20-30% dari jumlah pakan rumput. Sebelum diberikan pada ternak disarankan untuk dilakukan proses pelayuan terlebih dahulu.Sedangkan pemberian daun kelor pada ayam dapat meningkatkan produksi telur, pertambahan bobot badan dan meningkatkan daya tahan tubuh ternak. Untuk pemberian pada ayam tidak boleh lebih dari 20% dari jumlah pakan yang diberikan.

BPTP Balitbangtan Kalimantan Selatan melalui kegiatan Upsus SIWAB pada hari Senin (4/6) telah mendistribusikan bibit tanaman kelor sebanyak 68 batang stek dan sebelumnya juga telah didistribusikan bibit tanaman indigofera sebanyak 500 pohon kepada dua kelompok tani yaitu Kelompok Tani Karya Tani dan Rumpun Pemuda Tani Desa Sumber Mulia Kec.Pelaihari Kab.Tanah Laut. Penyebaran tanaman kelor dan indogofera di sentra peternakan sapi di Kab.Tanah Laut ini diharapkan dapat dikembangkan menjadi alternatif pakan sumber protein,asam amino vitamin dan mineral yang baik sebagai pakan tambahan untuk ternak. (Kontributor naskah dan foto Pagiyanto,S.ST)

LAST_UPDATED2
 
Joomla Templates by JoomlaVision.com