Teknologi Pembuatan Bubur California Cetak
Oleh Administrator   
Kamis, 04 Juli 2019 08:38

Peyakit diplodia atau lebih dikenal dengan sebutan penyakit bledok merupakan momok yang sangat ditakuti oleh petani jeruk. Bagaimana tidak, tanaman jeruk yang terserang penyakit ini lambat laun akan mengering dan akhirnya mati. Ada dua jenis Diplodia yaitu basah dan kering. Diplodia basah, batang, cabang, atau ranting yang terserang mengeluarkan blendok berwarna kuning keemasan dan pada stadia lanjut, kulit tanaman mengelupas. Diplodia kering, kulit batang atau cabang tanaman yang terserang akan mengering tanpa mengeluarkan blendok, sehingga gejalanya lebih sulit diamati.

Penampakan tanaman jeruk yang terseraang diplodia kering (kiri) dan diplodia basah (kanan)Penampakan tanaman jeruk yang terseraang diplodia kering (kiri) dan diplodia basah (kanan)

Langkah-langkah pengendalian penyakit blendok adalah sebagai berikut:

  • Menjaga kebersihan kebun dengan memangkas ranting  kering dan cabang yang terserang penyakit dan ranting pangkasan dibakar atau ditimbun.
  • Menjaga alat pertanian; pisau, gunting pangkas maupun alat lainnya selalu dicuci bersih dan diolesi kapas yang dibasahi alkohol 70% atau clorox 0,5% sebelum dan setelah digunakan.
  • Menyaput/melabur batang dan cabang dengan bubur california atau fungsida yang berbahan aktif Cu. Pelaburan dilakukan pada awal dan akhir musim hujan

 

Salah satu teknologi untuk pengendalian penyakit diplodia adalah penyabutan dengan bubur California. Cara pembuatan bubur California selanjutnya akan dijelaskan seperti dibawah ini.

Bahan :

Belerang 1 kg, Kapur (Gamping) 2 kg, Air 10 Liter

Alat :

Baskom, Kaleng cat/tong kecil, . Kompor/Tungku kayu, . Pengaduk kayu, Jerigen/botol

Cara pembuatan

1. Cairkan kapur (gamping) di dalam baskom dengan air sebanyak 5 liter (tujuannya adalah untuk mematikan kapur)

2. Tumbuk halus belerang sampai seperti tepung

3. Masukkan air 5 liter air ke dalam kaleng kemudian panaskan di atas kompor sampai hangat kuku

4. Setelah air di dalam kaleng hangat, kemudian masukkan belerang dan kapur yang telah di larutkan dengan air  dalam baskom untuk dipanaskan

5. Selama memanaskan campuran belerang dan kapur  tersebut hendaknya di aduk menggunakan pengaduk kayu supaya tidak terjadi endapan

6. Dipanaskan sampai mendidih dan warnanya berubah menjadi hampir kemerahan seperti teh

7. Setelah berubah warna campuran belerang dan kapur  tersebut, kemudian didinginkan selama 24 jam supaya terjadi endapan dan didapatkan cairan bening berwarna kemerahan seperti teh di bagian atas

8. Setelah dingin dan terjadi endapan, selanjutnya ambil cairan di bagian atas yang berwarna kemerahan seperti teh tersebut dan masukkan ke dalam jerigen/botol. Perlu diingat jangan sampai tercampur dengan bagian kasar endapan tersebut.

Cara aplikasinya adalah dengan dengan menyabutkan endapan di pohon dan ranting yang dapat dijangkau. Cairannya dilarutkan dengan air dan disemprotkan di bagian atas yang sulit dijangkau.

 

kontributor naskah dan gambar: Sholih Nugroho Hadi

Penampakan bubur california baik yang berupa endapan dan cairanPenampakan bubur california baik yang berupa endapan dan cairan