TEKNOLOGI BUDIDAYA PADI DI LAHAN SAWAH PASANG SURUT BUKAAN BARU Cetak
Oleh Administrator   
Kamis, 08 Agustus 2019 12:49

Tim peneliti Balitbangtan melakukan pengamatan pertanaman padiTim peneliti Balitbangtan melakukan pengamatan pertanaman padiUntuk mencapai kedaulatan pangan dan cita-cita bangsa Indonesia menjadi Lumbung Pangan Dunia 2045, maka beberapa sumber daya dimanfaatkan dengan baik, salah satunya adalah lahan rawa pasang surut dengan luasan mencapai 20jt Ha dimana saat ini belum dimanfaatkan secara optimal. Potensi yang begitu besar sekaligus memberikan tantangan bagi bangsa ini dalam mengelola lahan rawa yang memiliki kekhasan tersendiri agar bisa dimanfaatkan. Dalam upaya memperluas pertanaman padi, telah dibuka lahan-lahan baru di pasang surut, dimana lahan ini mempunyai kendala kemasaman tanah dan air, kadar Fe tinggi yg dapat meracuni tanaman. Mengenai permasalahan ini, Badan Litbang Pertanian melakukan terobosan dengan introduksi teknologi budidaya padi di lahan sawah pasang surut bukaan baru. Peningkatan produktivitas padi di lahan pasang surut memerlukan teknologi tata air, ameliorasi lahan dan varietas yang adaptif dengan kondisi lahan
Teknologi yang sedang diteliti pada lahan sawah pasang surut bukaan baru saat ini yaitu pemberian bahan amelioran dengan dosis : kapur 1 ton+pupuk organik 1 ton, kapur 2 ton/ha, kapur 3 ton/ha. Meneliti adaptasi varietas Inpara-2, 8 dan 9 pada berbagai pemberian bahan amelioran. Pada saat ini telah berumur 7 minggu, dengan petani kooperator berjumlah Petami 5 orang.

Menurut penanggung jawab kegiatan Dr. Aidi Noor selaku Peneliti dari BPTP Kalsel menyampaikan terdapat berbagai kendala di lapangan seperti tata kelola air, pada saat awal tanam kendalanya berupa kelebihan air, keasaman tanah dan air PH dibawah 4. Saat ini yang dialami di lapangan adalah kekurangan air dan telah diatasi dengan pompanisasi. Aidi Noor berpendapat “bahwa dengan teknologi kita optimis bisa membangkitkan lahan rawa menjadi lahan produktif” pungkasnya.

Kontributor Naskah: Shinta Anggreany, M.Si