JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

GERAKAN TANAM PADI SEREMPAK KEGIATAN TANAM PADI SL-PTT PENINGKATAN IP DANA KONTINGENSI TA. 2012

Dana kontingensi merupakan dana darurat ketahanan pangan yang digunakan Pemerintah untuk menangani dan mengantisipasi kekeringan meluas di Jawa dan Bali, dana tersebut digunakan untuk pompanisasi lahan-lahan yang mengalami kekeringan.

 

Empat target sukses Kementerian Pertanian dimana salah satunya adalah pencapaian swasembada berkelanjutan dalam hal ini termasuk padi yang ditargetkan sebesar 10 juta ton beras di tahun 2014, menghadapi tantangan dan ancaman ketahanan pangan diantaranya alih fungsi (konversi) lahan pertanian menjadi pemukiman dan lain-lain yang marak terjadi di Jawa sehingga Pemerintah mulai melirik lahan-lahan potensial di Kalimantan yang salah satunya adalah Kalimantan Selatan khususnya Kabupaten Banjar yang sudah memberikan kontribusi besar terhadap peningkatan produksi gabah nasional, demikian seperti yang di ungkapkan Dr. Muhammad Yasin, MP (Kepala BPTP Kalimantan Selatan) mewakili Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Selatan dalam kata sambutannya pada acara  “GERAKAN TANAM SEREMPAK PADI MT 2012-2013 KEGIATAN SL-PTT PENINGKATAN IP DANA KONTINGENSI TA. 2012 KABUPATEN BANJAR” yang dilaksanakan di Kelompok Tani “Tani Makmur” di Desa Penggalaman Kecamatan Martapura Barat Kabupaten Banjar pada Selasa, 08 Januari 2013 yang dihadiri instansi-instansi lingkup pertanian baik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan maupun Kabupaten Banjar, unsur-unsur Forum Komunikasi Pemerintah Kecamatan Martapura Barat, serta perwakilan Kelompok Tani serta Gabungan Kelompok Tani se- Kecamatan Martapura Barat.

Masih dalam kata sambutannya, Dr. Muhammad Yasin, MP yang secara langsung hadir serta melihat kondisi lahan pertanian yang ada di desa Penggalaman merasa sangat optimis, Kabupaten Banjar mampu meraih bahkan melampaui target produksi padi yang ditargetkan. Senada dengan Kepala BPTP Kalimantan Selatan, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banjar H. Rusman Riyadi, bahwa dari target luas lahan pertanaman padi khususnya, Kabupaten Banjar yang semula hanya ditargetkan seluas 70.000 Ha, telah melaksanakan pertanaman seluas 70.000 Ha atau berdasarkan persentase, pencapaian luas tanam sebesar 108 %. H. Rusman Riyadi dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan kondisi pertanaman padi yang telah dan saat ini dilaksanakan petani di Kabupaten Banjar. Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga diserahkan bantuan berupa hand tracktor kepada 18 kelompok tani yang ada di desa penggalaman yang secara simbolis diserahkan oleh Kepala BPTP Kalimantan Selatan selaku wakil Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banjar kepada kelompok tani penerima bantuan. Pada sesi tanya jawab, petani desa penggalaman juga menyampaikan kondisi yang setiap tahunnya dihadapi petani yaitu debit air dari irigasi riam kanan yang sangat tidak menentu, sehingga petani sangat terkendala pada ketersediaan air jika dipaksakan tanam 2 kali. Sehingga petani sangat mengharapkan bantuan pompa air untuk mengatasi masalah yang kerap mereka hadapi di saat musim kemarau (This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.)

Pin It