JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Peningkatan Wawasan Peneliti - Penyuluh

Peningkatan Wawasan Peneliti, Penyuluh, Pustakawan dan Litkayasa Lingkup BPTP Kalimantan Selatan.

Ilmu pengetahuan dan teknologi yang terus berkembang, perlu terus diikuti dan dipelajari oleh seluruh pejabat fungsional dan non fungsional Badan Litbang Pertanian khususnya di BPTP Kalimantan Selatan. Salah satu upaya Badan Litbang Pertanian untuk menghasilkan masukan-masukan terukur bagi kebijakan pembangunan pertanian dan kegiatan penelitian adalah melalui sistem modeling.

Untuk itu, maka telah dilaksanakan seminar internal lingkup BPTP Kalimantan Selatan yang dihadiri oleh seluruh pejabat fungsional peneliti dan non peneliti dengan materi : 1) Peran Sistem Modeling Dalam Kebijakan Pembangunan Pertanian dan 2) Sosialisasi Hasil Pelatihan Manajemen Sistem Produksi Padi Berkelanjutan Bagi Penyuluh.

Materi Sistem Modeling disampaikan oleh Dr. Suryana, Dr. Aidi Noor dan Agus Hasbianto, M.Si. Pada kesempatan tersebut disampaikan arahan Menteri Pertanian bahwa perencanaan pembangunan pertanian nasional bersifat rasional, komprehensif, integratif, terarah, sistemik, dan kuantitatif, sehingga semua parameter yang berpengaruh terhadap perencanaan tersebut harus terukur. Sistem modeling dapat memberikan masukan untuk perencaan yang terukur tersebut. Untuk memberikan gambaran mengenai modeling, maka disampaikan juga pengertian-pengertian terkait modeling, tahapan penyusunan model hingga pengujian model dinamik yang dihasilkan.

Materi Manajemen Sistem Produksi Padi Berkelanjutan disampaikan oleh Susanto, SST, Suprijono, SST dan Harun Kurniawan, S.Pt. Sosialisasi melalui seminar internal tersebut merupakan bagian dari pelatihan yang mengharuskan bagi penyuluh yang ikut serta untuk menyampaikan materi pelatihan secara lengkap kepada penyuluh lainnya yang tidak ikut.

Menutup acara, Kepala Balai menyampaikan bahwa inisiasi seminar internal ini dilakukan untuk meningkatkan wawasan pejabat fungsional di BPTP Kalsel. Kepala Balai menyampaikan agar kegiatan ini dilakukan secara rutin setidaknya setiap bulan, untuk menyegarkan dan menambah pengetahuan peneliti, penyuluh, pustakawan dan litkayasa yang selama ini secara intensif melaksanakan kegiatan di lapang dengan berbagai tantangan yang dihadapi.

(admin, agus hasbi)

Pin It