JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Rapat Koordinasi P2BN Kalsel

Rapat Koordinasi P2BN Provinsi Kalimantan Selatan

Kalimantan Selatan merupakan salah satu sentra produksi padi di Indonesia, dengan luas sawah > 500.000 ha. Pemerintah telah mencanangkan pencapaian surplus beras pada tahun 2014 sebesar 10 juta ton, dan Kalimantan Selatan diharapkan berkonstribusi sekitar 737.000 ton (7,37%).

Rapat Koordinasi Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) Provinsi Kalimantan Selatan yang diselenggarakan selama 2 hari (tanggal 13-14 Juni 2013) di Hotel Montana Banjarbaru, dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan dan dihadiri oleh Kepala Badan Litbang Pertanian Kementerian Pertanian yang diwakili oleh Kepala Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian, Kepala Puslitbang Tanaman Pangan, Kepala Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi), Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Provinsi Kalsel beserta seluruh Kepala Dinas Lingkup Pertanian Kabupaten/Kota, Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Kalsel beserta peneliti dan penyuluh, Kepala Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa beserta peneliti, dan Komandan Korem 101/Antasari beserta Komandan Kodim se-Kalsel.

Acara diawali dengan penandatangan MoU antara Kepala Dinas Pertanian TPH Prov. Kalsel dengan Komandan Korem 101/Antasari. Kepala Dinas Pertanian TPH menyampaikan bahwa MoU ini merupakan tindak lanjut kesepakatan sebelumnya antara Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan dengan Kaster TNI-AD. Penandatangan MoU ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat ketahanan pangan, diversifikasi pangan dan meningkatkan nilai tambah, daya saing dan ekspor produk pertanian. Danrem 101 menyatakan bahwa TNI akan mendukung upaya untuk memperkuat ketahanan pangan, karena hal tersebut merupakan bagian dari pertahanan negara. TNI memiliki SDM yang cukup untuk membantu mewujudkan pencapaian swasembada pangan. Danrem berharap melalui kerjasama ini dapat mewujudkan tercapainya swasembada pangan khususnya di Kalimantan Selatan, sehingga kesejahteraan masyarakat juga dapat ditingkatkan.

Selanjutnya, Sekretaris Daerah Prov. Kalimantan Selatan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh petani, petugas lapang, petugas pemerintah (dinas, balai terkait), Bupati/Walikota beserta jajarannya, dan Dirjen/Badan lingkup Kementerian Pertanian yang telah memberikan dukungan sehingga Kalimantan Selatan masuk dalam 10 besar provinsi sentra padi nasional. Sekda menyampaikan apresiasi kepada Dinas Terkait, atas keberhasilan kalsel memperoleh surplus beras rata-rata 650.000 ton tiap tahunnya.

Kepala Badan Litbang Pertanian, yang diwakili oleh Kepala BB Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian Dr. Muhrizal Sarwani menyatakan bahwa P2BN adalah program nasional yang bertujuan untuk membantu petani. Oleh karena itu perkembangan pelaksanaannya disetiap provinsi selalu dipantau, salah satunya adalah realisasi luas tanam tahun 2013 yang di 11 provinsi belum mencapai target yang diharapkan termasuk di Kalsel. Kepala Badan Litbang Pertanian mengingatkan bahwa pencapaian target luas tanam tahun 2013 sangat penting, guna terwujudnya surplus beras 10 juta ton tahun 2014. Untuk itu, Kepala Badan mendorong Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk segera merealisasikannya.

Pin It