JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Berita

HULU SUNGAI SELATAN (bptp-kalsel) --- Dalam rangka meningkatkan produksi pertanian di Kalimantan Selatan, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Selatan bersama BPTP Balitbangtan Kalimantan Selatan dan Dinas Pertanian Kabupaten Hulu Sungai Selatan bekerjasama melaksanakan kegiatan Kaji Terap di Kelompok Bina Setuju di Taniran Selatan, Kecamatan Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Pada kegiatan ini, BPTP Balitbangtan Kalimantan Selatan berperan sebagai pendamping/ pengawalan teknologi. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan teknologi baru kepada petani sekitar dan melakukan kegiatan ujicoba teknologi tersebut di lahan petani dengan harapan dapat menjadi contoh penerapan teknologi baru bagi petani.

Dalam Kegiatan Kaji Terap ini diperkenalkan Varietas Unggul Baru (VUB) dari Badan Litbang Pertanian, yaitu Inpari 32 dalam bentuk demplot pertanaman padi. Selain itu, pada demplot ini juga diterapkan cara tanam padi jajar legowo 2:1, yang dinilai memiliki beberapa keunggulan dibanding cara tanam petani selama ini.

Sebagai puncak kegiatan kaji terap ini, dilaksanakan Field Day Panen Raya pada tanggal 18 Agustus 2022 di lokasi kegiatan. Panen raya ini dihadiri oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Selatan, BPTP Balitbangtan Kalimantan Selatan, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Camat Angkinang, Kepala BPP Angkinang, Petugas POPT, Penyuluh Pertanian, dan perwakilan anggota kelompoktani di wilayah Desa Taniran Selatan.

Pada kesempatan ini, BPTP Balitbangtan Kalimantan Selatan menyampaikan bahwa varietas Inpari 32 merupakan varietas yang mempunyai potensi hasil tinggi dan cukup adaptif untuk lahan di Kalimantan Selatan. Selain itu varietas ini juga tahan terhadap penyakit hawar daun bakteri biotipe 3, tahan terhadap virus tungro ras langrang, tahan terhadap penyakit blas 033 serta 073. Hasil ubinan demplot Kaji Terap ini: Varietas Inpari 32 dengan sistem tanam jajar Legowo 2:1 mencapai 7,68 ton/ha GKP.

 
TANAH LAUT (bptp-kalsel) --- BPTP Balitbangtan Kalimantan Selatan berpartisipasi sebagai narasumber dalam kegiatan "pengolahan hasil hortikultura" di Kelompok Wanita Tani (KWT) Bunga Alam Subur, Desa Bentok Darat Kecamatan Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut pada Kamis, 18 Agustus 2022. Acara yang digelar oleh Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Tanah Laut tersebut dihadiri oleh anggota KWT Bunga Alam Subur, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Bati-Bati, dan fasilitator Program Yess.
Kepala Bidang Hortikultura Dinas TPH-P Kabupaten Tanah Laut, Al Jamaludin Malik, A.Pi dalam pembukaan acara pelatihan, menuturkan maksud digelarnya pelatihan ini adalah untuk lebih mengoptimalkan upaya pemanfaatan produk hortikultura sebagai produk olahan agar lebih bernilai ekonomis.
 
“Selain dalam rangka penganekaragaman olahan hasil hortikultura, tujuan pelatihan ini adalah membuka wawasan masyarakat, khususnya anggota KWT untuk memanfaatkan produk hortikultura yang harga jualnya anjlok karena panen raya dengan cara membuatnya menjadi produk olahan pangan yang bernilai jual,” jelasnya.
 
Sebagai narasumber adalah Awanis, S.TP, M.Si dan Ir. Barnuwati yang membawakan materi pelatihan mengenai pengolahan saos tomat, saos cabai, pudding labu dan pemanfaatan hasil sampingan dari pengolahan saos. Kegiatan pelatihan ini dimulai dengan pemberian materi, kemudian dilanjutkan dengan praktek pengolahan dengan para anggota KWT.
Kecamatan Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut merupakan wilayah penghasil komoditas hortikultura terutama sayuran yang pada saat tertentu ketika produksi melimpah, harga jual di pasaran menjadi anjlok. Oleh karena itu, dengan adanya pelatihan pengolahan produk hortikultura ini sangat bermanfaat bagi para petani agar tidak mengalami kerugian serta dapat meningkatkan pendapatan keluarga melalui pengolahan produk hortikultura menjadi produk pangan olahan.
 
BANJARBARU (bptp-kalsel) --- BPTP Balitbangtan Kalimantan Selatan kembali melaksanakan apel rutin mingguan di Kantor BPTP Balitbangtan Kalimantan Selatan pada Senin, 08 Agustus 2022. Apel yang dipimpin oleh Kepala BPTP Balitbangtan Kalimantan Selatan tersebut turut dihadiri oleh segenap pegawai.
 
Kepala BPTP Balitbangtan Kalimantan Selatan, Dr. Muhammad Amin, M.Si dalam amanat apel menyampaikan arahan Menteri Pertanian agar kegiatan pendampingan bagi para stakeholder pertanian dalam hal ini petani atau kelompoktani tetap terus digiatkan terkait dengan dengan penderasan inovasi teknologi pertanian agar sektor pertanian di Indonesia menjadi semakin baik dalam mengantisipasi krisis pangan global saat ini. Sesuai arahan Menteri Pertanian, Kepala Balai juga menyampaikan untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan menyambut Hari Kemerdekaan RI di Bulan Agustus.
 
“Sesuai arahan Bapak Menteri Pertanian dalam memeriahkan Hari Kemerdekaan RI di bulan Agustus ini, kita bersama akan melakukan penanaman pohon di lingkungan kerja kita,” jelasnya.
 
Dalam amanat apel pagi tersebut, Kepala Balai juga mengingatkan kembali terkait pentingnya kedisplinan kerja dan mempertahankan kinerja yang sudah baik serta meningkatkannya menjadi sangat baik bagi para pegawai BPTP Balitbangtan Kalimantan Selatan. Terkait dengan keberadaan IP2TP dan kebun percobaan (KP) agar terus ditingkatkan serta dioptimalkan aktivitasnya serta lebih produktif, karena IP2TP/KP merupakan sumber informasi, inovasi teknologi pertanian dan sarana diseminasi bagi masyarakat di bidang pertanian.
 
BANJARBARU (bptp-kalsel) --- BPTP Balitbangtan Kalimantan Selatan menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 di halaman BPTP Balitbangtan Kalimantan Selatan pada Rabu, 17 Agustus 2022. Upacara peringatan HUT RI ke-77 ini dihadiri oleh seluruh karyawan/karyawati BPTP Balitbangtan Kalimantan Selatan baik yang bertugas di kantor induk maupun di kebun percobaan, dharmawanita persatuan BPTP Balitbangtan Kalimantan Selatan dan para siswa magang. Bertindak sebagai Inspektur Upacara Kepala BPTP Balitbangtan Kalimantan Selatan.
 
Dalam amanatnya, Kepala BPTP Balitbangtan Kalimantan Selatan, Dr. Muhammad Amin, M.Si menekankan pentingnya semangat nasionalisme dan patriotisme karena dapat membentuk kesadaran dan kesetiaan terhadap bangsa dan negara tanpa memandang suku, agama dan ras. Selain itu juga disampaikan bahwa di bidang pembangunan pertanian, peringatan HUT RI ke -77 merupakan hari bersejarah karena Pemerintah Republik Indonesia telah mendapat kado terbesar berupa penghargaan dari International Rice Research Institute (IRRI) atas prestasi dalam keberhasilan mengaplikasikan teknologi padi di mana Indonesia mencapai swasembada beras dalam kurun tiga tahun terakhir di tengah krisis global.
 
“Keberhasilan ini, tentunya diraih atas kerjasama berbagai pihak dan tentunya merupakan keberhasilan kita semua. Namun hendaknya kita tidak boleh berpuas diri dengan prestasi tersebut, karena tantangan pembangunan pertanian kedepan dałam pemenuhan kebutuhan 275,77 juta rakyat Indonesia semakin kompleks,” terangnya.
 
Berbagai terobosan hasil inovasi di bidang pertanian telah diterapkan untuk mempercepat pencapaian penbangunan pertanian. Kementerian Pertanian bersama stakeholder terkait baik pusat maupun daerah tentunya terus berpacu menghasilkan karya terbaik untuk mempercepat pembangunan pertanian terutama ketersediaan pangan bagi rakyat di tengah dinamika krisis global (perubahan iklim dan kondisi geopolitik dunia).
 
Merespon dinamika tersebut Kementerian Pertanian telah mengantisipasinya dengan memaksimalkan percepatan penyiapan pangan khususnya beras dan pangan alternatif guna antisipasi Krisis pangan yang mungkin terjadi.
 
“Oleh karena itu melalui kesempatan ini dengan semangat kemerdekaan ke 77, mari Kita tingkatkan jiwa Nasionalisme dan Partriotisme melalui kinerja yang lebih baik untuk menggerakkan penyediaan pangan nasional,” ajaknya.
 
Diakhir amanat, Kepala Balai tidak lupa mengingatkan kepada para karyawan/karyawati semua agar kebersamaan, keharmonisan, kerjasama dan kedisiplinan agar tetap terjaga dan dipertahankan.
 
BANJARBARU (bptp-kalsel) --- BPTP Balitbangtan Kalimantan Selatan kembali menerima siswa magang dari jurusan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura SMKN 1 Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut. Para siswa tersebut akan melaksanakan kegiatan magang di BPTP Balitbangtan Kalimantan Selatan selama kurang lebih empat bulan. Serah terima siswa-siswi magang tersebut dilaksanakan di IP2TP Banjarbaru pada Selasa, 19 Juli 2022. Dengan di dampingi oleh guru pembimbing, sebanyak lima siswa/siswi dari SMKN 1 Bati-Bati tersebut diterima langsung oleh Kepala BPTP Balitbangtan Kalimantan Selatan didampingi oleh Sub Koordinator KSPP dan staf yang bertugas di IP2TP Banjarbaru.
 
Kepala BPTP Balitbangtan Kalimantan Selatan Dr. Muhammad Amin, M.Si dalam arahannya berpesan agar para siswa fokus dan serius dalam menjalani kegiatan magang agar ilmu dan keterampilan yang diperoleh bermanfaat bukan hanya sekedar formalitas untuk syarat pembelajaran di sekolah.
 
”Manfaatkan kesempatan magang ini untuk belajar dengan tekun dan jangan disia-siakan, agar materi yang diperoleh di sekolah dapat di praktikkan selama magang berlangsung agar selesai magang nanti siswa dapat memperoleh pengetahuan, kreativitas dan kemandirian siswa,” himbau Kepala Balai. Ditambahkan olehnya agar selama menjalani kegiatan magang, para siswa agar lebih serius dan mentaati tata tertib yang ada serta dapat menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan tempat tinggal.
 
Guru pembimbing dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kesediaan BPTP Balitbangtan Kalimantan Selatan dalam menerima siswa magang kembali. Dia berpesan agar para siswa dapat menggali ilmu sedalam-dalamnya dan memanfaatkan waktu dengan baik untuk pembelajaran selama kegiatan menjalani magang.
 
BPTP Balitbangtan Kalimantan Selatan sendiri sebagai salah satu UPT Kementerian Pertanian di Kalimantan Selatan selain melaksanakan kegiatan pengkajian dan perakitan paket teknologi tepat guna spesifik lokasi di bidang pertanian, juga menyediakan pelayanan bagi yang ingin melakukan praktek kerja magang. Tercatat sampai saat ini, telah melayani penerimaan kegiatan praktik kerja lapangan baik dari dalam Provinsi Kalimantan Selatan maupun dari luar provinsi, baik tingkat petani, sekolah menengah maupun perguruan tinggi.

Subcategories