JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

TANAMAN SAYURAN DALAM POLYBAG MENARIK PERHATIAN PENGUNJUNG KALSEL EXPO 2013

Dalam event Kalsel Expo 2013, BPTP Kalimantan Selatan bergabung dalam Stand Kelitbangan bersama dengan instansi kelitbangan lain baik pusat maupun daerah menampilkan berbagai produk hasil inovasi.

Kegiatan yang dilaksanakan dalam upaya memperderas diseminasi dan adopsi teknologi ditingkat pengguna ini  dikemas dengan menampilkan produk-produk yang dihasilkan oleh kegiatan baik pengkajian maupun pendampingan oleh para peneliti-penyuluh BPTP Kalsel.

Menampilkan sayuran seperti cabai rawit, seledri dan kembang kol yang ditanam dalam polybag, jamu ternak dan UMMB, beberapa varietas unggul baru padi hasil penelitian Badan Litbang pertanian serta berbagai poster, liflet dan brosur, sukses menarik perhatian para pengunjung pameran.

Tanaman cabai rawit yang tumbuh subur dengan buah yang lebat, seledri yang tumbuh subur dan kembang kol yang berbunga besar dan menarik tak ayal membuat staff yang bertugas menjaga stand sibuk menjawab berbagai pertanyaan yang terlontar dari para pengunjung.

Pertanyaan yang banyak dilontarkan adalah seputar tatacara bertanam di lahan pekarangan, pemeliharaan tanaman hingga pengendalian hama dan penyakit agar tanaman dalam polybag bisa tumbuh subur seperti yang dipamerkan.

Tanaman dalam polybag yang ditampilkan tersebut merupakan produk dari kegiatan Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (m-KRPL), yang merupakan kegiatan untuk mengoptimalkan pemanfaatan pekarangan di sekitar rumah.

Dengan tema “Ayo Manfaatkan Pekarangan”, kegiatan ini mendorong pemenuhan gizi keluarga dengan cara yang mudah, murah dan sehat. Tanaman yang ditampilkan dalam pameran merupakan tanaman yang diperoleh dari Petani KRPL binaan BPTP Kalsel, di Kelurahan Landasan Ulin Utara , kelompok Karang Taruna  Tani “Tunas Muda“ jalan Sukamara, Kecamaan Liang Anggang, Kota Banjarbaru.

Lokasi tersebut tersebut adalah salah satu lokasi dengan perkembangan yang sangat cepat dan telah menyamai lokasi-lokasi yang telah didampingi lebih dahulu seperti KRPL Guntung Payung maupun KRPL Desa Purwodadi di Kabupaten Tanah Bumbu.

Dengan menampilkan produk-produk hasil dari pendampingan program ini, diharapkan para pengunjung dapat lebih tergerak untuk mengikuti arahan dalam upaya optimalisasi pekarangannya.

Dengan melihat bukti-bukti secara langsung melalui tayangan video m-KRPL ,diharapkan pengetahuan masyarakat bertambah, sehingga pola fikir mereka dapat bergeser, dari konsumen ke produsen dengan menghasilkan sayuran secara mandiri.

Program ini juga telah memberikan bukti, bahwa dengan memanfaatkan pekarangan kita dapat menghemat pengeluaran keluarga, manambah pendapatan dan lebih memastikan kualitas makanan yang kita konsumsi. Bahkan, bukan tidak mungkin jika program ini dapat diadopsi secara masif oleh masyarakat dapat meningkatkan ketahanan pengan masyarakat dan menurunkan ketergantungan terhadap produk-produk impor. Insya Allah. [roen]

Pin It