JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Diikuti Ratusan Peserta, BPTP Balitbangtan Kalimantan Selatan laksanakan Temu Teknis Penyuluhan

Banjarbaru --- Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kalimantan Selatan telah melaksanakan kegiatan Temu Teknis secara Online melalui Zoom pada hari Rabu (01/09/21) di AOR BPTP Kalimantan Selatan. Kegiatan Temu Teknis dihadiri oleh Kepala BBP2TP, Dr.Ir. Fery Fahrudin Munier, M.Sc., Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Provinsi Kalimantan Selatan, Ir. Syamsir Rahman, MS., dan Kepala BPTP Kalimantan Selatan, Dr. Muhammad Amin, S.Pi., M.Si. 

Kegiatan ini mengusung Tema : “Hilirisasi Teknologi dan Inovasi Badan Litbang di Kalimantan Selatan”. Terkait dengan tema tersebut, disampaikan beberapa materi hasil pengkajian BPTP Kalimantan Selatan, yaitu :

1. Mengenal Padi varietas Inpari IR Nutri Zinc dan Varietas Baroma oleh Ir. Fakhrina, M.Si

2. Pengembangan Jagung JH-37 di Kalimantan Selatan oleh Agus Habianto, SP., M.Si., Ph,D

3. Pemanfaatan Limbah Jagung Sebagai Pakan Ternak Sapi Potong oleh Dr, Ahmad Subhan, S,Pt., M,Sc

Pemateri merupakan peneliti BPTP Kalsel yang kompeten di bidangnya. Peserta yang mengikuti Temu Teknis Hilirisasi berjumlah 248 orang, yang sebagian besar adalah penyuluh pertanian (74 %), sisanya terdiri dari dosen, peneliti, mahasiswa dan kelompoktani.

Dalam arahannya, Kepala BBP2TP menyampaikan kegiatan Temu Teknis yang dilaksanakan merupakan langkah percepatan dan penderasan inovasi teknologi pertanian dari hasil-hasil penelitian di Balai komoditas maupun Puslit melalui BPTP. Untuk mensukseskan tujuan ini diharapkan BPTP dapat berkerjasama dengan dinas terkait di daerah. Tak lupa keberhasilan tujuan ini juga ditentukan oleh dangsanak kami di Kalimantan Selatan, yakni para petani dan penyuluh yang tak kenal lelah dalam melaksanakan kegiatan pertanian. Mari kita bersama-sama bahu-membahu untuk menggerakan pertanian agar terwujud pertanian yang maju, mandiri dan moderen.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura mengharapkan agar pertemuan ini dapat menjadi media yang bagus bagi penyuluh pertanian untuk memperoleh pengetahuan hasil-hasil penelitian dan pengkajian dari Badan Litbang Pertanian, yang dapat diterapkan di daerah Kalimantan Selatan.

Selama pertemuan, respon peserta sangat baik terlihat dari diajukannya beberapa pertanyaan kepada narasumber dan intensifnya Tanya jawab yang terjadi selama proses diskusi. Diakhir pertemuan dilakukan kuis interaktif dan beberapa pemenangnya diberikan hadiah yang menarik.

Pin It