JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

PASCA PANEN JERUK: Pembuatan Ice Cream Jeruk

Desa Danda Jaya merupakan desa percontohan yang ada di Kecamatan Rantau Badauh, Kabupaten Barito Kuala. Komoditas yang diusahakan petani antara lain padi, jeruk, jamur tiram dan berbagai usaha ternak seperti ternak sapi, kambing dan ayam.

Desa Danda Jaya juga merupakan salah satu desa binaan Balitbangtan BPTP Kalimantan Selatan sejak tahun 2010.  Baik melalui kegiatan pendampingan peternakan maupun tanaman pangan serta perbenihan padi.  Melalui kegiatan tersebut telah dihasilkan produk bioindustri berupa pupuk padat dan cair asal ternak sapi.  Produk ini sudah digunakan oleh petani  di dalam dan di luar kabupaten, bahkan pemasaran produknya pun telah dilakukan hingga ke luar provinsi, seperti Kalimantan Tengah.  Produk pupuk padat dan cair diproduksi oleh Gapoknak Wijaya Kusuma yang diketuai oleh Musodikun saat ini sedang dalam proses  pendaftaran di Direktorat Pupuk Kementerian Pertanian untuk lebih menjamin legalitas dari produk tersebut.

Beberapa pelatihan yang telah dilakukan di Desa Dandajaya, melalui kegiatan replikasi bioindustri di lahan rawa meliputi budidaya jeruk sehat dan pembuatan bubur california untuk mengantisipasi gangguan jamur pada tanaman jeruk.

Pada hari Senin (23/9) juga telah dilaksanakan kegiatan pelatihan pengolahan jeruk kepada wanita tani yang tergabung dalam KWT Karya Bersama. Pelatihan diikuti oleh 25 orang peserta yang begitu antusias dari awal hingga akhir kegiatan. Peserta juga diberikan kesempatan mempraktekkan secara langsung pembuatan ice cream jeruk.

Pada dasarnya buah jeruk yang dihasilkan memiliki pasar yang cukup baik, namun untuk meningkatkan nilai tambah dari buah jeruk perlu dilakukan pengolahan pasca panen, seperti pemanfaatan buah jeruk menjadi ice cream. Hal ini juga untuk menyiasati apabila terjadi panen raya yang berlimpah dan harga di tingkat petani murah. Melalui teknologi pengolahan yang diintroduksikan, diharapkan petani dapat mengolah hasil panen jeruknya agar lebih menarik, tahan lama dan meningkatkan nilai jual serta pendapatan petani.

Bahan yang dibutuhkan dalam pembuatan ice cream jeruk antara lain berupa 4 sdm tepung maizena, 100 ml air, 500 ml sari buah jeruk, 4 sachet Susu Kental Manis (bisa ditambah), jika suka manis dapat ditambah gula sesuai selera dan 1 sdm SP ditim/cairkan.

Proses pembuatannya, pertama larutkan tepung maizena dengan 100 ml air kemudian masukan bahan lainnya kecuali SP. Masak campuran bahan hingga adonan matang, yang ditandai dengan adonan menggumpal dan meletup-letup, setelah itu dinginkan. Sambil menunggu adonan dingin, tim atau lelehkan SP.  Kocok dengan menggunakan mixer adonan yang telah dingin, lalu masukan SP cair. campurkan adonan dengan SP yang telah mencair. Lanjutkan mengocok adonan selama kurang lebih 10-15 menit, hingga adonan mengembang. Setelah itu masukan adonan dalam cetakan, lalu simpan didalam freezer. Untuk mendapatkan hasil ice cream yang lebih lembut, maka ice cream yang sudah setengah beku dapat dimixer kembali lalu dibekukan lagi, ice cream pun siap dikonsumsi.

Kegiatan dihadiri oleh ketua tim penggerak PKK Suwatni dan ketua KWT Karya Bersama Sumini. Ketua KWT Suwatni menyampaikan rasa terimakasih kepada Balitbangtan BPTP Kalimantan Selatan yang telah membina ibu-ibu di Desa Danda Jaya. Hadir pula PPL Desa Danda Jaya Herry, S.P yang menyampaikan harapannya agar pembinaan dan pelatihan dari Balitbangtan BPTP Kalsel dapat dilaksanakan secara berkesinambungan agar petani mau menerapkan keterampilan yang telah diberikan.  Ia berharap agar hasil pelatihan ini bisa di aplikasikan, terlebih pada saat harga jeruk rendah dan panen berlimpah.

 

Kontributor Naskah: Shinta Anggreany, M.Si

Pin It