JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Teknologi Microgreens

Microgreen siap untuk dipanenMenurut Zulkarnaen I dan Irawati FC (2018) Microgreen adalah tanaman sayuran, tanaman rempah atau tanaman lainnya yang dikonsumsi disaat tanaman berumur muda. Microgreen pada umumnya menanam jenis sayuran dengan umur panen mencapai 7-14 hari. Konsep awal pengembangan microgreen adalah bahwa benih mengandung berbagai nutrisi, vitamin dan mineral yang dibutuhkannya untuk tumbuh, melindungi diri agar tetap kuat sampai proses perkecambahan dimulai. Saat benih disemai maka tunas akan muncul sebagai awal kehidupan, kemudian tanaman mulai menggunakan semua nutrisi yang disimpan di dalam benih untuk mulai membentuk batang, akar dan daun pertama dengan mengaktifkan enzim- enzim yang ada di dalam benih tersebut. Tanaman microgreen dipanen saat kotiledon mengeluarkan 2 daun sejatinya yang mengandung 17-18% mineral dari bobot keringnya sementara itu, pada tanaman dewasa hanya tersisa 5% saja.

Terdapat 3 kategori tanaman yang ditanam muda yaitu, kecambah, microgreen dan baby green. Saat vase kecambah dan dipanen biasanya disebut tauge. Microgreen dipanen lebih tua dari pada kecambah sementara itu, baby green dipanen saat tanaman sudah memiliki 2 daun sejati artinya lebih tua dari pada microgreen. Menurut hasil penelitian Treawell et al,  (2010) terdapat 80-10 jenis tanaman yang dapat dikembangkan menjadi microgreen seperti wortel, selada air, basil, seledri, jagung dan beragam jenis tanaman lainnya. Menanam microgeen bertujuan untuk memperoleh kandungan mineral yang lebih tinggi dibandingkan tanaman dewasa.

Microgreen bisa dikembangkan dengan skala kecil maupun besar. Microgreen juga menjadi solusi bagi ketersediaan lahan dan sinar matahari yang cukup sedikit seperti menanam di daerah perkotaan. Apabila Microgreen dibudidayakan dalam skala rumah tangga maka dapat memberikan asupan gizi yang cukup baik bagi keluarga selain itu juga dapat di jual dan menambah pendapatan keluarga. Sementara itu apabila dikembangkan secara komersil dengan target penjualan hotel dan restoran maka akan menambah pendapatan petani karena hingga saat ini Microgreen masih sangat jarang dikembangkan dengan sakala komersil.

Teknologi Budidaya Microgreen

Media tanam

Tanaman microgreen tidak memerlukan lahan dan wadah yang besar untuk bisa berkembang. Media tanam yang dibutuhkan pun tidak sulit yaitu, tanah campuran yang tidak terlalu basah. Beberapa pilihan wadah yang bisa kamu gunakan untuk bercocok tanam microgreen sederhana seperti tempat makanan dari plastic, kotak atau kaleng bekas biscuit atau wadah tidak terpakai lainnya.  Media tanam bisa menggunakan rockwoll, cocopeat, peat, perlite, vermiculite dan tanah dengan syarat harus dalamn kedaaan steril. Tinggi dan ketebalan media tanam mencapai 1,25-5 cm. Selanjutnya, siapkan wadah berlubang kecil atau tray semai khusus untuk microgreens, media tanam, dan perlengkapan berkebun seperti sekop serta sprayer untuk menyiram.

Penggunaan Benih

Pemilihan benih sebaiknya bebas pestisida maupun bahan berbahaya lainnya. Apabila akan ditanam di tanah maka perlu menaburkannya tanah diatas benih yang te;ah ditaburkan. Untuk memberikan penutup bibit yang tidak tebal maka bisa mengayak tanah dengan menggunakan ayakan sampai menutup benih agar semua biji tertutup maksimal setinggi 0,5 cm. Benih yang digunakan sesuai dengan luas tempat penanaman, untuk ukuran sedang bisa menggunakan 1 sdm dan disebar secara merata di seluruh permukaan media tanam. Kalau semua benih telah selesai ditebarkan, tuangkan lagi media tanam untuk menutup benih.

Benih memiliki ukuran, bentuk, dan warna yang berbeda-beda. Untuk benih dengan ukuran kecil seperti benih brokoli dan lobak, maka bisa langsung disemai ke media tanam. Sementara untuk benih yang berukuran besar, seperti benih kacang kapri dan gandum atau wheatgrass, maka perlu direndam dalam air hangat sekitar 5 jam hingga semalaman.

 

Untuk mempercepat proses perkecambahan, tutuplah wadah dan letakkan di tempat teduh selama 2 hari. Hal ini bertujuan untuk menjaga media tanam tetap lembap, sehingga kecambah tumbuh dengan baik dan dapat memunculkan bakal daun. Setelah 2 hari tutup wadah tanaman bisa dibuka. Jika sudah muncul bakal daun, wadah dapat diletakkan di tempat yang terkena sinar matahari cukup untuk tumbuh

Pemeliharaan Tanaman

Pemeliharaan yang dilakukan adalah menjaga agar media tanam di dalam wadah tetap lembap namun juga tak memiliki air yang berlebih. Bila  terdapat sisa air di dalam wadah setelah proses penyiraman segera buang agar tanaman tidak mudah membusuk. Perawatan rutin yang tidak kalah penting adalah menyemprotkan air menggunakan sprayer sebanyak 2-3 kali sehari. Apabila pertumbuhan microgreen sudah dianggap cukup yaitu berkisar maksimal 10-14 hari maka microgreenpun dapat dipanen.

Panen

Cara melakukan pemanenan microgreen adalah dengan menggunakan gunting yang tajam dan tidak dicampur untuk menggunting benda lainnya. Gunting atau potong batang tanaman tepat di atas tanah. Cuci bersih microgreen triskan lalu masukkan plastic, tutup rapat dan bisa disimpan didalam mesin pendingin.

 

Keuntungan Microgreen

Keuntungan microgreen antara lain adalah :

  1. Mudah dibudayakan karena ukurannya yang kecil, tidak meghabiskan tempat yang luas dan dapat diletakkan di sudut rumah sebagai hiasan. Biaya perawatan lebih murah karena tidak diganggu oleh OPT.
  2. 2. Bernilai jual tinggi karena mengandung banyak nilai gizi penting yang tinggi dan bermanfaat bagi tubuh. Untuk harga modal Rp 10.000 dapat dijual dengan harga Rp 25.000. 
  3. Memiliki kandungan mineral dan vitamin lebih tinggi dari tanaman sayur yang biasa.
  4. Dapat ditanam sepanjang tahun atau tidak bergantung pada musim, karena setelah panen masih dapat menanam lagi.
  5. Dapat dipanen dalam waktu yang singkat yaitu hanya 10-14 hari karena memang ukurannya yang kecil.

 

 

Sumber:

Adventa E dan Johana K (2020) Peluang Usaha Microgreen. https:// peluangusaha. kontan.co.id/news/mengenal-microgreen-teknik-budidaya-kaum-urban?page=2

Tia (2018) tips mudah menanam microgreen sendiri di rumah. https://resepkoki.id/tips-mudah-menanam-microgreens-di-rumah/

Yulianto (2019) budidaya microgreen banyak untungnya. https:// tabloidsinartani.com/ detail/indeks/family-style/7741-Budidaya-Microgreens-Banyak-Untungnya

Pin It