JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Pembuatan Telur Asin Sebagai Alternatif Pangan Bergizi Untuk Keluarga Di Tengah Pandemi Covid-19

Telur asinPandemi Corona/Covid-19 yang sedang melanda dunia termasuk Indonesia telah membuat banyak perubahan, termasuk gaya hidup masyarakat salah satunya dengan membatasi kegiatan di tempat umum. Bagi para pekerja yang tengah menjalani work from home (WFH) akibat pandemi Covid-19 tentu saja merasa jenuh dengan rutinitas bekerja di rumah. Para pekerja juga harus mengkonsumi makanan yang bergizi agar bisa tetap optimal dan menjaga daya tahan tubuh selama masa pandemi. Masyarakat perlu memilik stok makanan atau persediaan makanan yang bisa dibuat dengan cara sederhana dan memiliki nilai gizi yang tinggi.

Ada banyak tips yang dapat kita lakukan untuk memperpanjang usia bahan makanan salah satunya adalah telur. Telur merupakan salah satu bahan pangan hasil ternak yang bergizi tinggi dan sangat dibutuhkan oleh tubuh, karena merupakan sumber protein, asam lemak, vitamin, mineral dan telur mudah diperoleh dan harganya murah. Asupan nutrisi yang seimbang untuk menjaga imunitas tubuh sangat diperlukan. Salah satu upaya untuk mengawetkan telur, menjaga telur itu supaya tidak rusak dan memperpanjang masa simpannya yaitu dengan cara pengasinan atau diolah menjadi telur asin.

Telur asin merupakan salah satu makanan yang diawetkan sehingga dapat disimpan hingga berhari-hari dan dapat dijadikan sebagai alternatif lauk pauk untuk keluarga. Selain rasanya yang enak, ternyata telur asin juga banyak mengandung gizi lengkap dan kandungan mineral serta kalsium yang baik bagi kesehatan tubuh terutama bagi anak-anak yang sedang dalam proses pertumbuhan. Telur yang sudah diawetkan memiliki nilai gizi yang meningkat hingga 2 ½ kali lipat dari pada telur biasa.

Adapun cara pembuatan telur asin sangat mudah dan dapat dilakukan di rumah. Ada tiga cara pembuatan telur asin.

1.       Cara membuat telur asin dengan metode perendaman larutan garam

Bahan :

  • Telur itik  15 butir
  • Garam 500 gram
  • Air 1,5 liter
  • Toples yang dapat ditutup rapat

Cara membuat :

  • Sortir telur itik dengan merendamnya dalam air selama 2 menit. Jika ada telur yang mengapung, pisahkan karena telur kurang bagus
  • Bersihkan telur yang telah terpilih dengan hati-hati, kemudian lap sampai kering
  • Anda dapat mengamplas kulit/cangkang telur atau tidak (pilihan). Cara ini dilakukan agar pori-pori kulit/cangkang telur terbuka dan memudahkan garam untuk meresap ke dalam telur
  • Larutkan garam dengan air sampai benar-benar larut. Masukkan larutan garam ke dalam toples
  • Masukkan telur secara hati-hati ke dalam larutan garam di toples. Pastikan semua telur terendam larutan dan beri jarak ± 2 cm dari permukaan
  • Untuk mengurangi aroma amis telur itik, dapat dimasukkan jahe dan bawang putih yang dimemarkan secukupnya ke dalam rendaman larutan garam
  • Rendam selama 10-14 hari dan hindarkan dari paparan sinar matahari
  • Setelah selesai proses perendaman, rebus telur dengan api kecil selama 1-1,5 jam, jangan sampai air mendidih agar tidak merusak telur. Bisa juga dikukus dengan waktu yang sama
  • Telur asin siap dihidangkan
Proses perendaman telur

2.       Cara membuat telur asin dengan batubata

Bahan

  • Telur itik 15 butir
  • Garam 500 gram
  • Batu bata 4 buah, dihancurkan sampai menjadi serbuk
  • Air 1,5 liter
  • Ember

Cara membuat :

  • Sortir telur itik dengan merendamnya dalam air selama 2 menit. Jika ada telur yang mengapung, pisahkan karena telur kurang bagus
  • Bersihkan telur yang telah terpilih dengan hati-hati, kemudian lap sampai kering
  • Anda dapat mengamplas kulit/cangkang telur atau tidak (pilihan). Cara ini dilakukan agar pori-pori kulit/cangkang telur terbuka dan memudahkan garam untuk meresap ke dalam telur
  • Campurkan serbuk batubata dengan air dan aduk rata jangan sampai encer. Bentuknya seperti adonan pasta
  • Masukkan garam ke dalam adonan batubata, dan campur sampai rata dengan tangan atau spatula
  • Balut telur satu-satu dengan adonan batubata sampai tertutup seluruh permukaannya dengan ketebalan sekitar 1-2 cm.
  • Masukkan dan tata balutan telur ke dalam ember
  • Diamkan/simpan selama 10-14 hari
  • Setelah selesai proses penyimpanan, rebus telur dengan api kecil selama 1-1,5 jam, jangan sampai air mendidih agar tidak merusak telur. Bisa juga dikukus dengan waktu yang sama
  • Telur asin siap dihidangkan

3.       Cara membuat telur asin dengan abu gosok

Cara membuat telur asin dengan abu gosok pada dasarnya sama langkahnya dengan menggunakan batubata, hanya saja bahan pembalutnya diganti dengan abu gosok. Cara dan takaran bahannya pun sama saja. Jika  ingin sensasi rasa yang berbeda saat dinikmati,  cukup mengganti cara akhirnya saja yaitu dengan cara dipanggang atau dengan cara diasap. Untuk proses pengasapan membutuhkan waktu yang lebih lama. Jika ingin aroma lebih wangi dan gurih maka telur asin bisa dipanggang.

Pembuatan telur asin dengan abu gosok

Demikian, salah satu cara pengawetan telur sebagai salah satu bahan makanan sehat dan murah dan sesuai disajikan sebagai lauk pauk hidangan keluarga. Agar keluarga tetap sehat dan terpenuhi kecukupan gizinya di tengah pandemi Covid-19 ini.

 

Sumber :

Renaldy, (2018) Cara membuat telur asin dengan batubata http://renaldi224.blogspot.com/2018/10/cara-membuat-telur-asin-dengan-batu.html

Dony (2018). Tutorial membuat telur asin. http://dony9307.blogspot.com/?m=0

Bethari Taya (2017) Cara membuat telur asin yang enak dan gurih. https://www.merdeka.com/gaya/2-cara-membuat-telur-asin-yang-enak-dan-gurih-kln.html

Pin It