JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Maritam, Rambutan Gundul Berkhasiat Obat

Buah maritam (Foto Rahmanudin)Salah satu kerabat rambutan yang mulai langka di Kalimantan Selatan adalah jenis rambutan tidak berambut yang disebut maritam (Banjar) atau tenggaring (Dayak) atau di tempat lain disebut kapulasan.  Maritam (Nephelium mutabile) sangat mirip dengan rambutan hanya saja kulitnya tidak berambut dan umumnya memilki warna kulit merah kehitaman.  Meskipun demikian, di Desa Sulangai Kecamatan Jaro Kabupaten Tabalong di kalimantan Selatan ditemukan juga maritam yang kulit buahnya berwarna kuning.  Maritam memiliki daging buah yang tebal dengan rasa yang beragam, ada yang masam, manis asam hingga manis sekali.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa maritam merupakan salah satu tanaman berkhasiat obat yang sangat potensial.  Kulit buah Maritam mengandung senyawa metabolit sekunder flavonoid, saponin, tanin, dan steroid sedangkan biji buah Maritam mengandung alkaloid dan steroid. Penelitian sebelumnya juga sudah mendapatkan daun buah Maritam mempunyai kandungan senyawa fenolik, bersifat sitotoksik dan berpotensi sebagai antioksidan.

Uji aktivitas antibakteri menunjukkan ekstrak etil asetat kulit dan biji buah maritam memiliki aktivitas  antibakteri yang  lebih tinggi daripada ekstrak etanol dan ekstrak n-heksana dengan diameter zona hambat terbesar ditunjukkan terhadap bakteri Staphylococcus  aureus.   Penelitian lain menunjukkan bahwa secara umum dalam ekstrak   kulit   dan   biji   buah   maritam mengandung senyawa  penghambat terhadap bakteri Staphylococcus aureus.

Ekstrak  etil  asetat  dan  etanol  dari kulit dan biji buah maritam memiliki aktivitas antibakteri yang ditunjukkan dengan  adanya nilai hambat  dan  bunuh terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. KHM dan KBM terbesar masing-masing diperoleh dari ekstrak etil asetat   yaitu   0,76   mg/ml,   dan   ekstrak etanol yaitu 156,13 mg/ml. Secara umum, ekstrak kulit dan biji buah maritam memiliki penghambatan yang besar terhadap bakteri Gram Positif Staphylococcus aureus

Selain dikonsumsi, ternyata saat ini maritam sedang dikembangkan di negara tetangga Malaysia untuk dikembangkan sebagai bahan pembuatan obat anti kanker. Beberapa penelitian menjelaskan bahwa kulit Buah maritam mampu menghambat pertumbuhan sel kanker HT-29, bahkan membunuhnya. Senyawa yang terkandung di dalam kulit Buah maritam ternyata bersifat sikotoksik (dapat meracuni sel kanker), sehingga dapat digunakan pada kemoterapi penyakit kanker.

Pohon maritam (Rahmanudin) Buah maritam kulit kuning (Rahmanudin) Maritam dengan kulit merah kehitaman (Rahmanudin)

Pin It