JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

KELOR, MAKANAN SUPER PENGUAT DAYA TAHAN TUBUH

Sup KelorSejak virus Covid melanda negara ini beberapa bulan lalu, berbagai upaya telah dilakukan untuk menekan angka penyebaran virus, seperti memperbaiki pola hidup, memakai masker,  menjaga jarak, menghindari kerumunan dll. Selain upaya memutus mata rantai penyebaran virus tersebut, upaya peningkatan daya tahan tubuh juga perlu dilakukan. Daya tahan tubuh tidak hanya untuk mencegah agar tidak terserang virus, tetapi juga untuk mempercepat pemulihan dari sakit. Mengkonsumsi makanan yang kaya akan vitamin, mineral  dan bahan bioaktif  dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

Indonesia  kaya akan berbagai jenis bahan pangan yang dapat menjadi sumber gizi dan dapat menjadi penguat imun karena memiliki komponen bioaktif.  Selain tanaman rempah dan obat seperti jahe, kunyit dan temulawak yang dipercaya dapat meningkatkan imun, tanaman hortikultura seperti kelor juga tak kalah baik untuk meningkatkan imunitas. Kelor merupakan tanaman yang mudah tumbuh dan telah lama dikenal masyarakat. Seluruh bagian tanamannya memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan, namun umumnya bagian tanaman yang sering dikonsumsi adalah bagian daunnya

Daun kelor, selain baik untuk ibu menyusui, juga memiliki manfaat lain seperti melindungi jantung dari serangan radikal bebas, melindungi hati, antihipertensi, antikanker, menurunkan kolesterol, serta menetralisir dan mengikat asam lambung. Menurut penelitian, kelor memiliki kandungan vitamin C 7 kali lebih banyak dari jeruk, vitamin A 10 kali lebih banyak dari wortel, kalsium 17 kali lebih banyak dari susu, Protein 9 kali lebih banyak dari yoghurt, Kalium 15 kali lebih banyak dari pisang dan mengandung zat besi 25 kali lebih banyak dari bayam. Daun kelor juga mengandung senyawa fenolik, flavonoid dan asam amino esensial yang baik dalam meningkatkan imunitas tubuh. Vitamin C dan E akan lebih banyak didapatkan apabila mengkonsumsi daun kelor segar, sedangkan mineral akan lebih banyak didapatkan ketika dikonsumsi kering atau dalam bentuk bubuk.

Dengan tingginya kandungan nutrisi dalam daun kelor, maka subtitusi kelor sebanyak 5% dalam produk pangan sangat baik dilakukan. Pemanfaatan daun kelor bervariatif, selain mengolahnya menjadi sayur yang langsung dapat dikonsumsi, kelor juga dapat diolah menjadi produk intermediate menjadi tepung daun kelor. Tepung daun kelor ini dapat diolah menjadi produk pangan sehari-hari, seperti mie, cookies, yogurt, cracker, puding, es kirim, nugget, permen.

Pin It